Wednesday, 24 February 2016

Membuat SKCK Di Palembang

Bagi anda yang sudah lulus dan hendak melamar kerja, tentu anda membutuhkan SKCK sebagai salah satu syarat untuk melamar pekerjaan. Sayangnya, info pembuatan SKCK tidak secara gamblang diberikan, sehingga yang bersangkutan harus langsung ke Polres untuk mengetahui syarat-syarat pembuatannya. Jika anda berdomisili di Palembang, berikut saya paparkan cara pembuatan SKCK di Polresta Palembang,  Jakabaring. 

Syarat pembuatan SKCK:

  • Fotokopi KTP (1 lembar)
  • Foto ukuran 4x6 (3 lembar)
  • Fotokopi kartu keluarga
  • Fotokopi akte kelahiran
  • Fotokopi kartu sidik jari 
Jadi, sebelum membuat SKCK, anda harus terlebih dulu membuat kartu sidik jari. Membuatnya di Polres yang sama, hanya di gedung yang berbeda. Untuk membuat kartu sidik jari, anda harus melengkapi persyaratan berikut:
  • Fotokopi KTP (1 lembar)
  • Foto ukuran 2x3 (3 lembar)
Di ruang sidik jari, anda akan diminta mengisi blanko data diri dan ciri-ciri fisik pribadi seperti bentuk mata, bentuk hidung, rambut, dan sebagainya. Setelah itu, petugas akan mengambil sidik jari dari seluruh jari anda. Selanjutnya, anda cukup menunggu sekitar 30 menit, petugas akan memberikan kartu sidik jari anda, berupa kartu kuning berbahan kertas seukuran KTP yang telah dicantumkan rumus sidik jari. Oh ya, biaya adiministrasinya Rp 20.000 ya!
OK, persoalan kartu sidik jari sudah selesai, silahkan fotokopi secukupnya dan sekarang kita lanjut ke bagian SKCK.

****




Di ruang pembuatan SKCK, anda akan diminta mengisi data diri yang sangat lengkap, termasuk data ayah, ibu, dan kakak/adik. Jadi, jangan lupa bawa kartu keluarga. Selain data diri, ada juga sejumlah pertanyaan mengenai keterlibatan anda dalam pelanggaran norma hukum/sosial, apakah pernah atau tidak? Jika tidak, anda cukup menjawab semua pertanyaan dengan "tidak pernah". Setelah selesai mengisi formulir SKCK yang telah dicantumkan foto, lengkapi seluruh persyaratan seperti yang saya tulis sebelumnya. Serahkan formulir, fotokopi KTP, fotokopi akte kelahiran, dan fotokopi KK kepada petugas. Oh ya, untuk foto harus berlatar merah ya, bukan biru. Jika pada hari-H, anda membawa foto berlatar biru, anda akan diberikan pilihan menggantinya sendiri atau digantikan oleh petugas dengan membayar Rp 10.000. Untuk pembuatan SKCK ini, anda harus membayar Rp 20.000. Dibandingkan pembuatan kartu sidik jari, pembuatan SKCK lebih cepat. Jika anda ingin legalisir, anda harus membayar Rp 1000/per lembar. Perlu diketahui, SKCK ini hanya berlaku selama 6 bulan. Jadi, setelah melewati batas waktu, anda harus memperpanjangnya. 

Itu saja yang diperlukan untuk membuat SKCK. Mengingat lokasi Polres ini cukup jauh, anda harus teliti dengan persyaratan yang diminta. Jangan sampai ada yang terlupakan yang membuat anda harus bolak-balik. Bila datang lebih awal, semua bisa selesai dalam waktu sehari. 





2 comments: