Thursday, 23 July 2015

Dapatkan Ketenangan Batin di Gua Maria Lourdes Sendangsono



Dipublikasikan di GabeBoni

Wilayah sekitar Jogja memiliki banyak kawasan religi bagi umat Nasrani. Salah satunya adalah Sendangsono yang menjadi tonggak berhasilnya misionaris Van Lith dalam menyebarkan agama Katolik di Jawa. Secara administratif, Sendangsono termasuk dalam wilayah Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta. Sendangsono dapat dicapai dari Kota Yogya dengan melewati Jalan Magelang sampai tiba di pertigaan Pasar Muntilan, selanjutnya berbelok ke arah kiri. Perjalanan ini memakan waktu satu jam perjalanan.

Memasuki pintu utama, wisatawan akan disambut oleh deretan lapak kecil yang berisi patung Bunda Maria berbagai ukuran, lilin-lilin putih, rosario berwarna-warni, aneka gelang berbandul salib, botol putih, dan jerigen berbagai ukuran berstiker Sang Perawan Suci, Bunda Maria. Dengan berbekal uang Rp 5000-Rp 15.000, jerigen akan berguna di lokasi Gua Maria. Sendangsono yang sarat dengan nilai religius memiliki sejarah panjang. 

Penyebutan Sendang dikarenakan lokasinya yang berada di sebuah sendang yang berarti mata air. Sementara Sono berarti pohon Sono. Dahulunya sendang yang berada di pohon sono ini merupakan tempat peristirahatan biksu yang akan menuju Boro. Awalnya sendang ini dikenal dengan Semagung, namun dalam perkembangannya sendang ini semakin dikenal dengan Sendangsono. Sebelumnya sendang ini dikenal sebagai lokasi keramat yang dijadikan pusat persemedian dan berkumpulnya roh-roh halus. Namun sejak tahun 1904 Romo Van Lith membaptis warga Kalibawang dengan air sendang, lokasi Sendangsono pun diubah menjadi tempat pembaptisan dan tempat untuk menyadarkan masyarakat agar tidak hidup dengan hal-hal mistis. Pada tanggal 8 Desember 1929, Romo J.B Prennthaler SJ menetapkan Sendangsono sebagai tempat peziarahan. Patung Bunda Maria di lokasi ini merupakan persembahan dari Ratu Spanyol. Dengan begiru susahnya, umat Kalibawang beramai-ramai mengangkat patung ini naik ke atas. Pada tahun 1945, Pemuda Katolik Indonesia berziarah ke Lourdes dan sepulangnya mereka membawa batu untuk ditanamkan tepat di bawah kaki Bunda Maria. Sejak saat itu, nama Sendansono pun berganti menjadi Gua Maria Lourdes Sendangsono.

Saat ini, anda tidak lagi bisa menemukan sendang yang menjadi saksi pembaptisan warga Kalibawang tersebut. Sendang suci yang selalu diberkati ini telah ditutup guna menjaga kebersihan dan kemurniannya. Namun anda tidak perlu khawatir karena air sendang tetap bisa anda dapatkan melalui keran pancuran. Air sendang suci ini dipercaya bisa membawa berkat, sehingga para peziarah sering terlihat membawa jerigen ataupun botol untuk menampung air sendang. Untuk mengenang peristiwa pembaptisan di tahun 1904, anda bisa memasuki kapel utama Sendangsono. Disana anda akan menemukan relief proses pembaptisan. Jika memasuki Kapel Para Rasul dan Kapel Bunda Maria, anda akan diingatkan pada 12 murid Yesus dan Bunda Maria. Di dekat Kapel Bunda Maria terdapat areal pemakaman. Salah satunya adalah makam Barnabas Sarikromo, salah satu warga yang menjadi penggerak komunitas Katolik Sendangsono sekaligus sahabat baik Pastur Van Lith yang ditetapkan sebagai katekis pertama di Sendangsono.

Bagi yang ingin mengenang kesengsaraan Kristus saat memanggul salib, bisa melakukan Jalan Salib pendek. Di setiap pemberhentian, anda bisa menyalakan lilin dan berdoa sambil mengingat setiap peristiwa penting yang dilalui Kristus hingga tiba di Bukit Golgota. Selain Jalan Salib, berdoa di Gua Maria juga bisa menjadi pilihan ibadah. Para pengunjung sering bersimpuh menyalakan lilin dan memanjatkan doa disini. Selain itu, anda juga bisa menuliskan curahan hati, ucapan syukur, ataupun permohonan pada secarik kertas kemudian memasukkannya ke dalam pot pembakaran surat. Perlu diketahui patung Bunda Maria ini didatangkan secara khusus dari Spanyol. 

Sendangsono sangat dikenal sebagai lokasi peziarahan yang memberikan ketenangan batin. Namun selain itu pengunjung juga bisa menikmati indahnya arsitektur kompleks Sendangsono yang dirancang Y.B. Mangunwijaya Pr dan mendapatkan Aga Khan Awards. Sambil bersantai di pendopo, anda bisa menikmati bangunan-bangunan yang didominasi oleh batu. Bisa juga dengan menikmati aliran sungai dengan berdiri di jembatan. Saat akan pulang, sempatkanlah untuk menampung air sendang dari keran-keran di sisi kanan sungai. Meminum air sendang diyakini dapat mendatangkan berkat dan membawa air sendang tentu akan membuat perenungan selama ibadah akan terasa lebih lengkap. Untuk berziarah di Sendansono, pengunjung tidak diwajibkan untuk membayar tiket masuk. Namun jika ingin memberikan persembahan, bisa langsung memasukkannya ke kotak-kotak yang disediakan di beberapa tempat di Sendangsono atau bisa juga menyerahkan langsung kepada pengelola Sendangsono.

7 Cara Ampuh Mengenang Masa Kecil Yang Indah


Diedit dan dipublikasikan di Teenesia

Masa kecil selalu mempunyai tempat yang indah di hati kita masing-masing, khususnya mereka yang melewati masa kecil sebelum internet dan gadget mendominasi. Dahulu masa kecil kita diisi oleh permainan tradisional dan mainan berbaterai seperti tamiya. Acara TV  juga masih dipenuhi tayangan yang mendidik, bukan siaran yang dipenuhi selebriti seperti sekarang. Saking banyaknya momen indah masa kecil, seringkali kita berucap menginginkan mesin waktu Doraemon untuk kembali mencicipi hari-hari indah itu. Sayang, mesin waktu Doraemon hanya ada di dunia khayal kita saja. Namun tidak perlu khawatir, kamu bisa melakukan cara-cara ini untuk mengingat masa kecilmu.

Membuka album foto
Sebelum era foto digital, orangtua kita sering menyimpan foto-foto hasil cetakan dalam album. Saat membuka album foto, kamu akan melihat tren yang hits di zaman dulu namun terlihat cupu banget di zaman sekarang. Misalnya, celana, rambut belah tengah, gaya Harajuku, atau berfoto dengan jari membentuk gaya metal. Melihat foto-foto itu kamu pasti akan tertawa sambil berkata “Gilaaa. Culun banget”. Membuka album foto bersama keluarga akan mengobat rasa rindumu pada masa kecil nan indah.

Menonton kartu favorit
Siapa sih yang tidak ngefans dengan Doraemon, Dragon Ball, Pokemon, Power Rangers, Conan, P-Man, Sakura, Chibi Maruko Chan, dan Kobo Chan? Setiap hari Minggu pasti kamu selalu berusaha untuk nggak melewatkan kartun-kartun ini. Nah, mungkin sekarang acara kartun sudah sulit yang ditemui. Satu-satunya kartun masa kecil yang bertahan sampai sekarang hanyalah Doraemon. Unduh saja videonya di internet atau beli DVD-nya.

Menonton film Indonesia jadul
Saat masih kecil kamu sangat suka dengan Joshua dalam Film Joshua Oh Joshua, Sherina dalam Film Petualangan Sherina, atau Tina Toon dalam Film Lenong Bocah. Menjelang remaja kamu pun suka dengan kisah cinta Rangga dan Cinta dalam Ada Apa Dengan Cinta atau si manja Tita dalam Film Eiffel I’m In Love. Film-film yang sekarang tergolong jadul ini sangat populer di masa dulu dan tetap diingat sampai sekarang. Tidak ada salahnya kamu menonton ulang film-film  ini.

Menonton sinetron jadul di Youtube
Mulai dari pulang sekolah hingga malam, anak-anak 90-an selalu ditemani tayangan televisi yang menghibur dan mendidik. Ada Keluarga Cemara yang membuat kita mengerti betapa pentingnya keluarga. Ada juga Anak Ajaib dan Indera Keenam yang bikin kita iri sama kemampuan tidak biasanya Joshua. Ada juga yang bikin kita ketawa seperti Tuyul dan Mbak Yul, Jin dan Jun, dan Jinny oh Jinny.

Menonton tayangan kekal 
Tayangan kekal? Maksudnya tayangan yang sejak dulu sampai sekarang tetap populer. Siapa yang tidak kenal Warkop, BoBoHo, Vampir Cina, Meteor Garden, dan Kuch Kuch Hota Hai? Tayangan-tayangan yang dibuat di era dulu ini tetap disukai hingga sekarang. Meski diulang berapa kali, kamu pasti tetap ketawa melihat aksi Dono, Kasino, Indro atau BoBoHo yang gendut dan lucu. Kamu juga pasti senyam-senyum sendiri menonton Meteor Garden dan Kuch Kuch Hota Hai dan terkejut saat melihat aksi si Vampir yang suka tiba-tiba nongol.

Mendengarkan lagu populer zaman dulu 
Banyak yang bilang kalau music di decade 90-an dan awal 2000-an adalah musik terbaik. Wajar saja kalau kamu kangen dengan masa-masa ini. Untuk membangkitkan kenangan masa kecilmu, dengarkan saja lagu-lagu yang populer di dulu. Misalnya, lagu “Diobok-obok” Joshua, “Jagoan” Sherina, “Si Gembala Sapi” Tasya, “Bukan Pujangga” Base Jam, “Inikah Cinta” ME, atau “I Have A Dream” dan “My Love “Westife.

Ngemil jajanan masa kecil 
Mungkin sekarang jajanan masa kecil seperti Anak Mas, Mie Remez, Permen Rokok sudah tidak ada lagi di pasaran. Namun kamu masih bisa menemukan permen karet Yosan, cokelat koin, dan wafer Superman di pasar ataupun warung kelontong. Selain jajanan ini, kamu juga bisa mampir ke sekolah-sekolah TK dan SD untuk jajan mi lidi, cimol, es warna-warni, dan bakso kecil yang dulunya sering kamu beli selagi menunggu jemputan. Ngemil jajanan masa kecil seperti ini bisa mengobati rasa rindumu.

Dan cara terampuh untuk mengenangnya adalah bercerita. Berkumpullah dengan kakek, nenek, teman-teman masa kecil, dan orang-orang terdekat lainnya yang berkontribusi dalam keindahan masa kecilmu. Kamu pasti akan terbuai dengan cerita-cerita masa lampau dan menjadi sadar betapa berharganya mereka yang telah memberikan kenangan masa kecil nan manis padamu.


Sunday, 12 July 2015

Kutipan Drama Korea Who Are You: School 2015 Episode 2-3

Who Are You: School 2015 menceritakan tentang kehidupan saudari kembar, Go Eun Byul dan Lee Eun Bi. Keduanya terpisah semenjak sang kakak, Go Eun Byul diadopsi oleh sebuah keluarga kaya. Sementara Lee Eun Bi tetap berada di Panti Asuhan Love House hingga duduk di bangku SMA di Tongyeong. Di sekolahnya, Lee Eun Bi kerap dibully oleh Kang So Young karena pernah membela temannya yang dibully, dimana saat itu ia berstatus sebagai ketua kelas. Sebagai gantinya, sejak pembelaan itu, Lee Eun Bi-lah yang menjadi sasaran bully. Hingga akhirnya Lee Eun Bi menyerah dan memilih keluar dari sekolah. Sampai suatu ketika muncul berita bahwa Lee Eun Bi telah meninggal akibat tidak tahan dibully. Diceritakan bahwa So Young yang dikeluarkan dari sekolah karena tindakan bully-nya terhadap Lee Eun Bi, kembali bertemu dengan Lee Eun Bi di Seoul. Di sekolah barunya, So Young tidak bisa banyak berkutik, karena ada banyak orang yang mencintai dan mendukung Lee Eun Bi. Akhirnya, bisa diketahui bahwa Lee Eun Bi hidup bahagia bersama Go Eun Byul dan orang-orang yang dicintainya. Sementara So Young tersiksa atas ulahnya sendiri. Sebagaimana Drama Korea yang penuh dengan kutipan manis yang mengalir alami, inilah beberapa kutipan manis dalam episode 2 dan 3 School 2015.













Baca juga : Film Jepang Tayang Oktober-Desember 2015 (Upcoming Japanese Movie 2015)

Wednesday, 8 July 2015

Kutipan Who Are You: School 2015 Episode 1



Who are You: School 2015, menceritakan tentang kehidupan saudari kembar Go Eun Byul dan Lee Eun Bi. Keduanya terpisah semenjak sang kakak, Go Eun Byul, diadopsi oleh sebuah keluarga kaya. Sementara Lee Eun Bi tetap berada di panti asuhan Love House hingga duduk di bangku SMA di Tongyeong. Di sekolahnya, Lee Eun Bi kerap dibully oleh Kang So Young karena pernah membela temannya yang dibully, dimana saat itu ia berstatus sebagai ketua kelas. Sebagai gantinya, sejak pembelaan itu, Lee Eun Bi-lah yang menjadi sasaran bully. Hingga akhirnya Lee Eun Bi menyerah dan memilih keluar dari sekolah. Sampai suatu ketika muncul berita bahwa Lee Eun Bi telah meninggal akibat tidak tahan dibully. Padahal Lee Eun Bi tetap hidup oleh pertolongan Go Eun Byul. Namun kejahatan tidak akan bertahta lama. Diceritakan bahwa So Young yang dikeluarkan dari sekolah karena tindakan bully-nya terhadap Lee Eun Bi, kembali bertemu dengan Lee Eun Bi di Seoul. Di sekolah barunya, So Young tidak bisa banyak berkutik, karena ada banyak orang yang mencintai dan mendukung Lee Eun Bi. Akhirnya, bisa diketahui bahwa Lee Eun Bi hidup bahagia bersama Go Eun Byul dan orang-orang yang dicintai dan mencintainya, sementara So Young tersiksa atas ulahnya sendiri. Sebagaimana drama Korea yang penuh dengan kutipan manis yang mengalir alami, inilah tiga kutipan manis yang paling saya ingat pada episode 1 School 2015. 




10 Tips Mudik Sehat Dengan Mobil Pribadi


Tidak terasa sebentar lagi Hari Lebaran akan datang dan itu berarti Mudik Lebaran akan segera dimulai. Tradisi Mudik Lebaran yang telah membudaya sejak dahulu di Indonesia membuat tradisi ini sulit dihilangkan. Tidak ada satu pun yang ingin kehilangan momen merayakan Lebaran bersama sanak saudara dan handai taulan. Menjelang Lebaran, jalanan pun kian ramai dipenuhi berbagai transportasi yang mengangkut para pemudik dan tidak sedikit dari mereka yang menggunakan mobil pribadi untuk dapat sampai di kampung halaman masing-masing. Berikut beberapa tips mudik dengan menggunakan mobil pribadi yang telah disusun : 

Persiapkan Kondisi Mobil Sebaik Mungkin
Ini merupakan hal penting yang harus diingat sebelum bepergian. Pastikan mobil dalam keadaan baik dengan memperhatikan kondisi aki, rem, oli mesin, ban, air radiator, lampu, dan lain sebagainya. Akan lebih baik jika mobil diperiksa terlebih dahulu kelengkapannya di bengkel resmi. Kondisi mobil yang baik akan membuat perjalanan lebih lancar dan tidak terhambat.

Berangkat Sebelum Puncak Arus Mudik
Setiap tahunnya jumlah arus mudik kian bertambah. Pastikan anda dan keluarga telah menyusun rencana yang bijak, kapan akan berangkat, pagi hari, siang, atau malam hari. Tidak ada salahnya menghindari puncak arus mudik.

Persiapkan Kondisi Tubuh yang Fit
Tidak peduli seberapa jauh atau seberapa dekat jarak yang harus ditempuh, menjaga kondisi tubuh tetap fit adalah hal penting yang harus dilakukan. Pastikan anda telah beristirahat sebelum memulai perjalanan. Jangan lupa untuk membawa obat-obatan, seperti obat maag, obat anti mabok, obat kepala, obat luka dan obat lainnya serta vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh anda. Selipkan kantong plastik di antara obat-obat yang anda bawa untuk berjaga-jaga jika ada anggota keluarga yang mabuk perjalanan.

Persiapkan Makanan yang Sehat
Sekalipun bulan puasa masih berjalan, tidak ada salahnya bila anda dan keluarga membawa makanan yang sehat dan terjamin kebersihannya. Hal ini dapat menghindari anda untuk membeli makanan di warung-warung yang belum tentu terjamin kebersihannya.

Persiapkan Tanda Pengenal
Kemungkinan dicegat oleh Polisi Lalu Lintas di tengah perjalanan selalu ada. Untuk itu, persiapkanlah tanda pengenal anda dan keluarga, juga SIM dan STNK kendaraan anda untuk menghindari masalah.

Pelajari Rute Mudik
Menjelang Mudik Lebaran, pemberitaan rute mudik marak diberitakan, baik itu di stasiun TV, radio, koran, dan media massa lainnya. Pastikan anda selalu memantau perkembangan rute tersebut untuk menghindari kemacetan. Aplikasi Google Maps yang dimiliki gadget anda dapat anda berdayakan.

Menyetir dengan Stabil
Tidak perlu terburu-buru dan tidak perlu terlalu lambat. Nikmati saja perjalanan anda dengan menyetir yang stabil agar tenaga anda tidak cepat habis dan jangan mudah terprovokasi untuk adu balap di jalanan.

Jangan Menelepon saat Menyetir
Banyaknya kecelakaan mobil yang terjadi seringkali disebabkan oleh kebiasaan pengemudi yang menelepon saat menyetir. Hindari menelepon saat menyetir, karena akan membuat anda tidak fokus terhadap jalanan dan kendaraan di sekitar anda . Jika memang mendesak, cobalah untuk menepi sejenak.

Malu Bertanya Sesat di Jalan
Kondisi jalan hampir selalu berubah setiap waktunya, apalagi jika anda hanya mudik setiap satu tahun sekali. Jangan malu bertanya jika anda merasa salah jalan. Biasanya pos-pos mudik selalu disediakan di sepanjang  jalan utama. Anda dapat bertanya kepada pihak pos mudik, kantor kepolisian terdekat ataupun penduduk setempat.

Berdoa
Hal yang paling sering dilupakan, yang nyatanya merupakan hal esensi dalam setiap perjalanan kehidupan. Berdoalah sebelum berangkat supaya Tuhan menyertai perjalanan anda dan keluarga hingga selamat sampai di tujuan.

Selamat mudik. Semoga perjalanan anda menyenangkan. 


*Dari berbagai sumber

Tuesday, 7 July 2015

10 Tradisi Lebaran Yang Hanya Ada Di Indonesia

Pada umumnya setiap negara memiliki tradisi unik dalam merayakan Lebaran, termasuk Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan umat Muslim terbanyak. Beberapa tradisi lebaran di Indonesia sudah terjadi turun-temurun dan tidak sedikit pun terkikis oleh perkembangan zaman yang semakin modern bahkan hingga saat ini. Berikut beberapa tradisi lebaran masyarakat Indonesia yang tetap bertahan:

Mudik
Umumnya kota-kota besar seperti Jakarta dihuni oleh sebagian besar perantau dari luar kota maupun luar pulau yang sengaja datang untuk mencari nafkah. Lebaran tanpa mudik, ibarat sayur tanpa garam karena tradisi ini tak bisa dihilangkan sama sekali. Banyaknya umat Muslim di Indonesia membuat libur lebaran selalu lebih panjang dibanding hari libur lainnya. Tentu hal ini tidak disia-siakan para perantau untuk kembali ke kampung halaman dan merayakan Lebaran bersama kerabat serta handai taulan. Tradisi mudik ini merupakan tradisi Lebaran terbesar di Indonesia, dimana setiap tahunnya jumlah pemudik bisa mencapai puluhan juta.


Halal Bi Halal
Tradisi halal bi halal biasa dilakukan dengan saling mengunjungi sanak saudara, teman, dan tetangga untuk saling bersalaman, berangkulan, dan bermaafan satu sama lain. Biasanya halal bi halal dilakukan usai sholat ied. Seiring perkembangan zaman, halal bi halal bisa dilakukan melalui media online, handphone, dan sebagainya. Halal bi halal versi ini biasa dilakukan dengan teman dan kerabat yang berjarak jauh dan tidak memungkinkan untuk dijangkau. 



Takbir Keliling
Di malam hari pada akhir bulan ramadhan tepatnya seusai sholat tarawih, semua orang menggaungkan takbir atas kemenangan selama sebulan menahan lapar dan hawa nafsu. Selain didengungkan di tiap masjid, takbir juga didengungkan ke luar dengan berarak-arakan. Biasanya takbir keliling lebih sering dilakukan oleh para remaja dan anak-anak kecil.


Rampak Bedug
Rampak bedug biasanya dibarengi dengan takbir di Masjid ataupun di Mushola, dilakukan dengan cara menabuh bedug secara berjamaah sehingga menghasilkan suara yang besar dan membangkitkan semangat.



Makan Ketupat
Selama lebaran hidangan nasi jarang ditemui karena untuk beberapa hari diganti dengan hidangan ketupat sebagai menu utama. Ketupat yang berisikan lontong ini dapat dimakan dengan kacang panjang kuah santan, rendang, semur, opor ayam dan kerupuk.


Mengirim Makanan
Sebagai wujud persaudaraan, sesama tetangga akan saling mengirim makanan dalam wadah rantangan. Tidak jarang tetangga yang bukan umat muslim juga dikirimi rantang sebagai wujud persaudaraan antar umat beragama.


Tunjangan Hari Raya
Ketika bersilahturahmi, baik itu dengan tetangga ataupun kerabat, tunjangan hari raya berupa uang dalam amplop diberikan kepada anak-anak kecil. Hal ini juga biasa dilakukan oleh beberapa perusahaan dengan memberikan tunjangan hari raya kepada karyawan yang merayakan Idul Fitri, tentunya dengan tata cara yang telah ditetapkan oleh pemerintah.


Pakaian Baru
Membeli pakaian baru saat lebaran menjadi tradisi unik di Indonesia yang tidak bisa dihilangkan sekalipun tak jarang banyak orang tidak memiliki cukup uang untuk membeli pakaian baru. Pakaian baru menjadi simbol kemenangan atas terleburnya semua dosa-dosa selayaknya seorang bayi yang baru dilahirkan.


Ziarah
Sebagian besar orang menggunakan momen lebaran untuk berziarah ke makam para leluhur dan keluarga yang wafat. Tradisi ini biasa dilakukan selepas Sholat Ied.

Petasan
Sekalipun razia petasan telah sering dilakukan, petasan tetap muncul dimana-mana. Hal ini telah terjadi turun-temurun sejak para pejuang Indonesia selalu meletuskan senjata saat menang melawan musuh. 



*Dikutip dari berbagai sumber

Thursday, 2 July 2015

Lovely Man: Tentang Ayah dan Putrinya


Lovely Man, film Indonesia yang rilis pada tahun 2011 karya Teddy Soeriaatmadja. Pertama kali melihat posternya, saya kira film ini adalah film Hollywood, apalagi dengan banyaknya tanda kurung pada poster yang menandakan bahwa film ini mendapatkan banyak penghargaan. Saat tahu Teddy Soeriaatmadja, saya semakin penasaran untuk melihat gambar-gambar artistik, sebagaimana Badai Pasti Berlalu dan Ruang yang menampilkan banyak gambar cantik yang seolah dapat berbicara. 

Lovely Man sendiri mengisahkan tentang Cahaya (Raihanun) yang ditinggal ayahnya, Saiful (Donny Damara) sejak kecil. Beranjak dewasa, Cahaya berangkat ke Jakarta untuk beretmu dengan ayahnya meski ia telah dilarang oleh ibunya. Meskipun begitu ia tetap nekat karena rasa penasarannya. Setibanya di ibukota Cahaya mendapati kenyataan yang tidak mudah dipahaminya. Lingkungan sekitar tempat tinggal ayahnya tidak ada yang mengenal Saiful. Mereka lebih mengenai Ipuy yang saat siang hari bekerja sebagai kuli bangunan, sementara saat malam bekerja di jembatan. Permasalahan timbul saat Cahaya bertemu dengan ayahnya yang ternyata berprofesi sebagai waria. Jadilah malam itu digunakan mereka untuk berdebat mengenai identitas masing-masing, alasan mengapa Saiful pergi, dan alasan Cahaya mencarinya. Meskipun ayahnya bersikap cuek, Cahaya tetap melontarkan semua pertanyaan yang terpendam di otak dan hatinya selama ini. Sampai akhirnya malam beranjak subuh dan pagi, Cahaya tidur di kasur ayahnya, sementara sang ayah membersihkan dirinya dari identitas waria-nya, kembali tampil sebagai ayah pada umumnya. Keesokan harinya Cahay pulang dengan diantar Saiful hingga ke stasiun. Selama perjalanan Cahaya hanya bisa menangis. Biar bagaimanapun, Saiful atau Ipuy tetaplah ayahnya. Ayah yang menjadi bagian dari masa kecilnya. Sebelum naik ke kereta, Saiful memberikan Cahaya uang Rp 30 juta sebagai pengganti kesalahannya. Kereta akan  berangkat. Cahaya pun beranjak meninggalkan ayah yang tak ingin ditinggalkannya. 

Lovely Man, tentang ayah dan putrinya. Sepanjang mengikuti film ini, ada banyak dialog yang menyentuh dan menginspirasi tanpa bersifat menggurui. Dua kutipan yang paling menyentuh menurut saya. 

"Bukan lalu berarti bapak akan jadi seperti kamu atau kamu jadi seperti bapak. Kamu adalah kamu"

"Kurang lebih hidup seperti itulah cahaya. Bukan lalu kita harus lari dan berteduh dari hujan. Tapi kita menikmati hujan itu"

Saya bukan kritikus film. Hanya seorang penikmat film yang tidak akan berkata banyak. Intinya, Lovely Man benar-benar Lovely