Friday, 29 May 2015

Lirik Lagu "Dang Marnamuba Ho" (Ost. Toba Dreams) Viky Sianipar ft Willy Hutasoit


(Bintang.com)


Film Toba Dreams merupakan film Indonesia tahun 2015 yang diangkat dari novel berjudul Toba Dreams karya TB. Silalahi. Dibintangi oleh Mathias Muchus, Vino Bastian, Marsha Timothy, dan Jajang C. Noer, Toba Dreams mengisahkan perjuangan Sersan TB Silalahi dalam mengurus semua anaknya dengan ketegasan dan idealisme. Sayang, Ronggur putra sulungnya jutru memberontak. Demi menikahi Andini, wanita ningrat yang berbeda agama dengannya, Ronggur terjatuh dalam jurang mafia narkoba, hingga akhirnya ia memang menjadi kaya dan bisa menikahi Andini. Namun kekayaan yang didapatkan instan tidak dapat berlangsung lama. Ronggur pun bersembunyi di pinggiran Danau Toba. Hingga akhirnya sang ayah menemukannya di persembunyiannya itu. Salah satu soundtrack Toba Dreams yang saya suka adalah "Dang Marnamuba Ho" yang dalam Bahasa Indonesia berarti "Kau Tidak Pernah Berubah". Sebuah lagu yang menceritakan kekecawaan seorang ayah melihat anaknya hancur karena pergaulannya. Dua kalimat pertama dari lagu ini benar-benar menyatakan kesedihan sang ayah. 

"Aha do nasala da amang"
"Apa yang salah, Oh anakku?"

"Ada do nahurang nahubaen tu ho?"
"Apa yang kurang dari semua yang ku beri?"

Berikut lirik lagu lengkapnya.:

Dang Marnamuba Ho - Willy Hutasoit 
Arr : Viky Sianipar
Aha do nasala da amang

(Apa yang salah, Oh anakku?)
Aha do nahurang nahubaen tu ho

(Apa yang kurang dari semua yang kuberi?)
Umbaen nagabe muba ho o tondiku

(Kau sungguh berubah, Oh belahan jiwaku)
Di hatuaonni ngoluki
 
(Di hari tuaku)

**
Songon na maniop aek au

(Bagaikan menjaga air)
Di bulungni suhat i o tondiku

(Di atas daun keladi, Oh belahan jiwaku)
Songon i ma au namarmudu-mudu ho

(Seperti itulah aku membimbingmu)
Sian haetekonmi tu na magodang

(Sejak kau kecil hingga dewasa)

Hape dinasopanagamanki amang

(Ternyata di luar dugaanku)
Balik do ho sian nasa na dirohakkon

(Kau tak seperti yang kuharapkan)
Sega do ho alani pargaulanmi

(Dirimu hancur karena pergaulanmu)
Rodi ujungni ngolumi dang marnamuba ho

(Hingga akhir hayatmu tak juga kau berubah)



Thursday, 28 May 2015

7 Manusia Harimau & Najwa Shihab (Panasonic Gobel Awards 2015)

Finally, 
Drama seri favorit saya 7 Manusia Harimau yang tayang setiap hari di RCTI dinyatakan sebagai Drama Seri Terfavorit dalam Panasonic Gobel Awards 2015. 
Begitu juga dengan Najwa Shihab sebagai Host News and Information Talk Show Terfavorit.
Bahkan Najwa sempat membacakan puisinya saat mengenang insan pertelevisian yang telah pulang mendahului kita. 
Dengan backsound "When I See You Again" Wiz Khalifa ft Charlie Puth, bagian ini terasa mengharukan. 
Congratulation untuk para pemenang Panasonic Gobel Awards 2015.
Dan terimakasih untuk pengabdian para bintang televisi.
Jayalah Industri Pertelevisian Indonesia :)



K-Lyrics "Prayer" (Ost. Who Are You: School 2015) by Younha


 




ROMANIZED
geudaega gireul ilheosseulttae
bicceuro bichwojuri
barame maeum heundeullilttae
na geudaeui sonjabajuri
geudaereul wihae gidohapnida
jikyeo dallago gidohapnida
naui baraemi daheulsuissge
dathyeojinmuni seoseohiyeollyeo
sangcheoe ulgo ttaeron jichyeoseo
jeolmange gathyeo apeujianhgil
maeumeul dahae geudaeui wiroga doegil
oneuldo naneun gidohapnida
geudaereul wihae gidohapnida
jikyeo dallago gidohapnida
geochireun bada godoen i sesang
hanghaereul tteonan geudaereul wihae
sangcheoe ulgo ttaeron jichyeoseo
jeolmange gathyeo apeujianhge
maeumeul dahae geudaeui wiroga doegil
oneuldo naneun gidohapnida




ENGLISH TRANSLATION
When you are lost
I will shine a light
When your heart shakes because of the wind
I will hold your hand
I am praying for you
Praying that you will be protected
So that my hopes can reach you
The closed door is slowly opening
I hope you won’t cry over your scars
Or get trapped in despair with pain
With all my heart, I hope you will be comforted
Today, I’m praying again
I am praying for you
Praying that you will be protected
The world has become harsh seas
For you, who has left for the voyage
I hope you won’t cry over your scars
Or get trapped in despair with pain
With all my heart, I hope you will be comforted
Today, I’m praying again

Source:  
http://thewhiteface.blogspot.com
viki.com

Film Korea 2015: Beauty Inside



Beauty Inside mengisahkan seorang pria bernama Woo Jin yang selalu berubah menjadi orang lain setiap kali ia terbangun dari tidur. Ia bisa berubah menjadi pria, wanita, maupun keturunan lain. Meskipun tubuhnya selalu berubah, kepribadiannya tetaplah sama. Karena hal inilah, Woo Jin memiliki tantangan untuk menaklukkan hati orang yang dikasihnya, Yi Soo (Diperankan oleh Han Hyo Joo). Woo Jin sendiri diperankan oleh Kim Dae Myung, Park Shin Hye, Do Ji Han, Lee Dong Wook, Lee Hyun Woo, Yoo Yeon Seok, Park Seo Joon, Lee Jin Wok, Lee Bum Soo, Bae Sung Woo, Juri Ueno, Ko Ah Sung, dan Kim Joo Hyeok. Film bergenre komedi romantis ini akan rilis pada bulan Juli 2015.

Source: 
www.wowkeren.com
asianwiki.com



Film Indonesia Agustus 2015: Battle of Surabaya (Rilis 20 Agustus 2015)

 
Battle of Surabaya merupakan film animasi 2D karya Aryanto Yuniawan. Berlatar sejarah perjuangan Bangsa Indonesia pada masa Perang Surabaya 1945, Battle of Surabaya menceritakan petualangan remaja penyemir sepatu bernama Musa yang menjadi kurir bagi TKR dan para pejuang dalam pertempuran 10 November 1945. Sebagai kurir, Musa mengalami berbagai peristiwa, mulai dari kehilangan harta hingga kehilangan orang-orang yang dikasihinya. Film animasi karya anak negeri ini didukung juga oleh Maudy Ayunda dan Reza Rahardian sebagai pengisi suara bersama yang lainnya. Battle of Surabaya akan hadir di bioskop kesayangan anda mulai tanggal 20 Agustus 2015. 




Source: 
Wikipedia
Facebook Fanpage Battle of Surabaya The Movie
Duniaku.net



Kutipan Manis Dari Perahu Kertas




Perahu Kertas merupakan sebuah novel karya Dewi Lestari yang menceritakan kisah dua anak manusia, Kugy dan Keenan. Kugy, gadis tomboy yang cerdas, ceria, gemar berimajinasi, menulis, serta percaya bahwa ia adalah agen Neptunus. Kugy juga mempunyai hobi unik yaitu menghanyutkan perahu kertas yang berisi pesan untuk Neptunus, dimanapun ia melihat aliran air. Keenan, pelukis muda berbakat yang terpaksa belajar di Fakultas Ekonomi oleh ayahnya. Tidak hanya bercerita tentang perjuangan meraih impian masing-masing untuk menjadi penulis dongeng dan pelukis, Perahu Kertas juga menceritakan pasang-surut kisah cinta Kugy dan Keenan. Berikut beberapa kutipan manis dari Perahu Kertas. 

"Karena hati tak perlu memilih, ia selalu tahu kemana harus berlabuh"
 
"Carilah orang yang nggak perlu meminta apa-apa, tapi kamu mau memberikan segala-segalanya"

"Hati kamu mungkin memilihku, seperti juga hatiku selalu memilihmu. Tapi hati bisa bertumbuh dan bertahan dengan pilihan lain. Kadang, begitu saja sudah cukup. Sekarang aku pun merasa cukup"

"Kadang-kadang langit bisa kelihatan seperti lembar kosong. Padahal sebenarnya tidak. Bintang kamu tetap di sana. Bumi hanya sedang berputar"

"Akan ada satu saat kamu bertanya: pergi ke mana inspirasiku? Tiba-tiba kamu merasa ditinggal pergi. Hanya bisa diam, tidak lagi berkarya. Kering. Tetapi tidak selalu itu berarti kamu harus mencari objek atau sumber inspirasi baru. Sama seperti jodoh, Nan. Kalau punya masalah,tidak berarti harus cari pacar baru kan? Tapi rasa cinta kamu yang harus diperbarui.Cinta bisa tumbuh sendiri,tetapi bukan jaminan bakal langgeng selamanya,apalagi kalau tidak dipelihara. Mengerti kamu?"

"Apa yang orang bilang realistis, belum tentu sama dengan apa yang kita pikirin. Ujung-ujungnya kita juga tahu kok, mana yang diri kita sebenernya, mana yang bukan diri kita. Dan kita juga tahu apa yang pengen kita jalani"

"Saya belajar dari kisah hidup seseorang. Hati tidak pernah memilih. Hati dipilih. Jadi, kalau Keenan bilang, Keenan telah memilih saya, selamanya Keenan tidak akan pernah tulus mencintai saya. Karena hati tidak perlu memilih. Ia selalu tahu ke mana harus berlabuh"

"Hati tidak pernah memilih. Hati dipilih"

"Ujung-ujungnya kita juga tahu kok, mana yang diri kita sebenernya, mana yang bukan diri kita"
 

Wednesday, 27 May 2015

Theme Song Tukang Ojek Pengkolan





Ada Preman di Bandung, ada Tukang Ojek di Pengkolan Jakarta. Sukses dengan Preman Pensiun, RCTI menghadirkan serial drama komedi "Tukang Ojek Pengkolan" yang mengangkat kisah kehidupan tukang ojek. Tukang Ojek Pengkolan menceritakan keseharian para tukang ojek, mulai dari saling sikut soal penumpang, keterbatasan finansial, hingga percintaan para tukang ojek. Diperankan oleh Eza Yayang, Tirie Rachmadhina, Tabah Penemuan, Furry Purnomo, dan lainnya, Tukang Ojek Pengkolan menjadi angin segar yang menghibur kala sore hari. Berikut Theme Song "Tukang Ojek Pengkolan"

Hey tukang ojek

Tolong anterin saya
Ke Jalan Rawa Bebek
Ke rumah pacar saya

Dia ke sana
Saya pun ke sana
Berduaan yayaya
Dia ke sini
Saya pun ke sini
Dua-duaan happy
Dia ke situ
Saya pun ke situ
Berduaan begitu
Dia ke mana
Saya pun ke mana

Sinetron Drama Komedi: Preman Pensiun 2


Preman Pensiun merupakan serial drama komedi yang ditayangkan RCTI. Diperankan oleh dua bintang utama, Didi Petet dan Epy Kusnandar, Preman Pensiun mengisahkan Kang Bahar (Didi Petet) yang menyatakan pensiun menjadi preman di Bandung setelah kematian istrinya. Dalam season1 diceritakan bahwa pernyataan pensiun ini hanya diberitakan pada Muslihat (Epy Kusnandar) selaku tangan kanannya. Pensiunnya Bahar ini menimbulkan konflik di antara para preman kecil seperti Komar (Preman Pasar), Herman (Preman Jalanan), dan Jamal (Preman Terminal) yang saling berebut kekuasaan. Hingga akhirnya, Kang Bahar kembali untuk membereskan permasalahan tersebut.

Sementara itu dalam season 2, Muslihat diceritakan lebih makmur setelah menggantikan posisi Kang Bahar. Kini, Muslihat sudah bisa memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Beda dengan Komar yang tetap sulit membahagiakan keluarganya. Bagaimana dengan Kang Bahar? Ia hanya di rumah bersama Imas dan Amin karena Kinanti pindah kerja ke Jakarta. Kabarnya, dalam season 2 ini, kita hanya dapat melihat Kang Didi Petet yang telah tiada dalam 20 episode awal saja.Yang pasti, Preman Pensiun 2 ini akan tetap kocak dan bersahaja.

Source: Wikipedia, Viva.co.id

Kutipan Drama Komedi : Preman Pensiun 2





Film Indonesia 2015: Surga Yang Tak Dirindukan



Sutradara:
Kuntz Agus

Pemain:
Fedi Nuril
Laudya Cynthia Bella
Raline Shah
Kemal Palevi
Tanta Ginting
Landung Simatupang
Zaskia Adya Mecca

Sinopsis Surga Yang Tak Dirindukan
Rumah tangga Pras (Fedi Nuril) dan Arini (Laudya Cynthia Bella) berjalan indah bersama buah hati mereka, Nadia. Meskipun kisah perselingkuhan kerap terjadi di sekeliling mereka, Arini tetap percaya pada Pras. Namun tiba-tiba, ujian cinta pun datang bagi keduanya. Suatu hari Pras menolong seorang korban kecelakaan mobil yang ternyata adalah seorang pengantin perempuan yang hendak bunuh diri setelah ditipu oleh pria yang berjanji menikahinya. Pertemuan Pras dan pengantin perempuan bernama Mei Rose (Raline Shah) serta kemunculan Akbar mulai menggoyahkan pernikahan Pras dan Arini. Akankah cinta mereka bisa bertahan? Tunggu jawabannya di bioskop kesayangan anda dalam nuansa Lebaran 2015.


Source: Cinema 21, MD Pictures

Tuesday, 26 May 2015

Film Indonesia 28 Mei 2015: 7 Hari Menembus Waktu




Film Indonesia 7 Hari Menembus Waktu

Sutradara :  

Pemeran   :  
Brandon Salim, 
Teuku Rassya, 
Dina Anjani, 
Cicio Manassero, 
Karina Suwandi, 
Ferry Salim, 
Indah Permatasari, 
Amanda Rawles, 
Cynthia Ramlan
Sinopsis

Marissa (Dina Anjani) memiliki hidup yang sempurna. Kedua orangtuanya sangat menyayanginya. Ia juga berpacaran dengan Michael, cowok paling ganteng di sekolahnya. Namun semua mendadak berubah saat Michael meninggalkannya dan berpaling pada Selina. Marissa marah! Saat sedang meluapkan emosinya di lorong sekolah, ia melihat lukisan antik yang konon dapat mengabulkan permohonan. Marissa pun memohon untuk dapat pergi ke kehidupan baru. Permohannya terkabul. Ia pun dikirim ke tahun 1994. Agar dapat kembali ke tahun 2015, Mariss harus mengubah semua sifat buruknya dalam waktu 7 hari. Selain itu, Marissa juga harus membantu William untuk melawan Ben, mendapatkan hati Cleo, dan berbaikan dengan Tante Sarah. 

Referensi : http://filmindonesia.or.id/