Saturday, 1 August 2015

Cara Hemat Ke Jakarta Dari Palembang

Jakarta selalu jadi kota incaran untuk siapapun. Terutama untuk mereka yang berada di luar Jakarta, apalagi di luar Pulau Jawa. Mereka yang dari Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Papua pasti ingin menginjakkan kaki ke kota metropolitan, Jakarta. Tidak terkecuali saya yang lahir dan besar di Pulau Sumatera. Sejak kecil sampai duduk di bangku kuliah, saya belum pernah ke Pulau Jawa. Dan tayangan televisi, gambar-gambar di internet, serta ulasan di buku Sejarah dan Geografi semakin membuat saya ingin pergi ke Jakarta. Sayangnya, waktu dan uang tak memungkinkan saya untuk berangkat. Saya juga belum berkesempatan mengikuti jambore di Cibubur atau mewakili sekolah di perlombaan. Jadi saya tak punya kesempatan untuk ke Jakarta.

Syukurlah, akhirnya saya bisa berangkat ke Jakarta pada tahun 2013 lalu. Merasa penat dengan aktivitas kuliah, saya meminta izin kepada orangtua untuk berangkat ke Jakarta. Itulah pertama kalinya saya naik kapal feri dan melihat Selat Sunda yang gelap karena kami sampai di Bakauheni sudah malam. Perjalanan pertama itu tak hanya membawa saya ke Jakarta, tapi juga sampai ke Kota Pelajar, Jogja. Bahkan saya lebih lama berada di Jogjakarta daripada Jakarta. Jawa memang berbeda dari Sumatera. Infrastrukturnya jelas berbeda sekali dengan pulau yang dipenuhi perkebunan karet dan sawit ini. 

Sejak perjalanan pertama itu, saya jadi ketagihan berangkat. Bahkan dalam waktu satu tahun itu, saya sudah empat kali bolak-balik Sumatera-Jawa untuk liburan, mengikuti Festival Gerakan Indonesia Mengajar di Ancol, dan mengikuti Sosmas Camp UGM di Gunungkidul. Untuk seorang newbie kere seperti saya, rasanya itu sudah lumayan. Semakin hari saya juga semakin tahu bagaimana caranya berangkat tanpa harus mengeluarkan biaya mahal. 

Untuk anda yang ingin berangkat ke Jakarta dari Palembang, anda dapat mengikuti rute ini. 
Palembang-Lampung dengan menggunakan kereta api Rajabasa Ekonomi (Stasiun Kertapati) dengan tarif Rp 35.000. Berangkat pukul 08.30 diperkirakan paling lama sampai pukul 21.00 di Stasiun Tanjungkarang

Setibanya di Stasiun Tanjungkarang, anda bisa memilih untuk naik travel menuju Bakauheni dengan tarif minimal Rp 40.000 atau naik bis dari Terminal Rajabasa. Jika ingin naik bus dari Terminal Rajabasa, anda bisa menaiki angkot menuju terminal. Dari Terminal Rajabasa, naiklah ke bus jurusan Bakauheni. Waktu tahun 2013, tarifnya masih Rp 25.000. Biasanya memakan waktu 2,5 jam. Selama di bus, harap hati-hati ya. Waktu itu teman saya nyaris kecopetan karena posisi duduknya yang benar-benar dempet

Sesampainya di Pelabuhan Bakauheni, masuklah ke loket pembelian tiket penyeberangan. Waktu itu harga tiketnya masih Rp 11.000. Siap sedia KTP ya! Setelah beli tiket, ikutilah alur menuju kapal feri. Kalau masih ragu, bisa tanya. Dan jangan lupa waspada dengan barang yang anda bawa. Setelah masuk kapal, anda bisa memilih mau istirahat di ruang tunggu ekonomi yang nggak berbayar atau istirahat di ruang VIP yang berbayar. Yang jelas, fasilitasnya berbeda jauh. Perjalanan Bakauheni-Merak biasanya memakan waktu 2 jam. Tapi bisa saja molor sampai 3,5 jam. 

Setelah sampai di Pelabuhan Merak, anda bisa memilih untuk langsung naik bus patas Merak Jakarta yang banyak terparkir di halaman pelabuhan. Ada Arimbi, Primajasa, Ramayana, Bimasuci, Laju Prima, dan sebagainya. Waktu itu tarifnya masih Rp 25.000. Atau jika ingin yang lebih murah, bisa menunggu sampai jam 6 pagi di Stasiun Merak untuk melanjutkan perjalanan dengan KA Banten Ekspress tujuan Angke dengan tarif Rp 8000. 

Itulah cara hemat ke Jakarta dari Palembang. Sesampainya di Jakarta, anda bisa tanya-tanya sama orang-orang di sekitar. Lebih enaknya sih tanya Pak Polisi. Yang pasti, ingatlah untuk selalu waspada. Orang jahat bisa ada dimanapun jika kesempatan itu ada. Selamat berlibur!

No comments:

Post a Comment