Wednesday, 2 December 2015

Pujangga


Para jangkrik bernyanyi
Memecah kesunyian malam
Sang anjing melonglong keras
Seakan jiwa lain datang menyusup

Psikopat


Aku takut.
Aku resah.
Aku tak kenal dia.

Tips Travelling Tanpa Uang ala Nila Tanzil "Nekad Traveller Telkomsel"


1. Punya banyak temen dimana-mana supaya dapat tebengan
2. Ramah, banyak ngobrol supaya dapat info
3. Jangan takut nyasar
4. Positive thinking-yakinlah bahwa kamu akan baik-baik saja
5. Bawa jaket dan alas kaki yang enak dipakai
6. Ringan tangan alias tawarkan jasamu untuk membantu orang lain selama perjalanan
7. Rendah hati dan jangan sok"-an
 
8. Enjoy the adventure

Era 90-an


Pagi ini saya mau bersyukur lagi kepada Tuhan, sudah mengirimkan saya di rahim seorang ibu yang baik di era 90-an, era dimana segala sesuatunya masih berjalan indah. Bila dibandingkan dengan sekarang, era dahulu tentu lebih baik. Secara teknologi memang, era dahulu kalah, tapi itu tak akan jadi tolak ukur terbaik bahwa kehidupan dulu tidak menyenangkan. Tidak sama sekali. Era dahulu jauh lebih hebat menurut saya, hebat dari segi kerjasama antar individu (zaman dulu tidak ada smartphone yang membuat sebagian orang hanya bisa menunduk saja), hebat dari segi musik dan sinetronnya, but no untuk film-film yang diisi oleh Eva, Inneke, dkk (cari tahu sendiri kenapa), hebat dari sisi permainan anaknya, dan hebat dari sisi jalan-jalannya, masih sepi dan lapang, tidak berhimpitan seperti sekarang ini. Dahulu, orang-orang suka berjalan kaki, sedangkan sekarang, rasa gengsi telah mengalahkan segalanya. Tiap satu mobil yang kadang hanya diisi oleh satu orang memenuhi ruas jalan. Ah. Betapa sumpeknya negaraku.

Perencanaan Wilayah Pesisir









Teknik Budidaya Kangkung Secara Vertikultur


Dampak Perubahan Iklim Bagi Pertanian


Tuesday, 1 December 2015

Sosialisasi Perpustakaan "Give Them Support" oleh Palembang Menyala


Kewirausahaan "Keripik Singkong Pedas Balarea"


Usaha Valentino #7 Makan Cokelat, Lagi



Valentino tersenyum sumringah melihat Mitha dari kejauhan. Sore itu Mitha mengajaknya bertemu setelah beberapa minggu Mitha mengacuhkannya.

Usaha Valentino #6 Bahan-bahan Alami


Saat terbangun, Mitha kaget melihat sebuah keranjang bertengger manis di samping tempat tidurnya. Keranjang itu berisikan telur, tomat, pasta gigi, bawang putih, lidah buaya, dan sebuah kertas dengan tulisan tangan Valentino. Cara-cara mengatasi jerawat secara alami. Sebenarnya Mitha rindu pada pria itu, tetapi rasa gengsinya terlalu tinggi untuk menghubungi Valentino.

Usaha Valentino #5 Riasan Tebal Menimbulkan Jerawat


Semenjak hari itu, Mitha dan Valentino tak berkomunikasi, meski beberapa kali Valentino mencoba datang ke rumah dan menghubungi lewat telepon, Mitha tak menggubrisnya. Nita, sang adik mulai geram melihat tingkah sang kakak yang seperti remaja labil. Ia saja yang sering jerawatan karena kecapekan tidak pernah sampai segitunya. Nita mulai berpikir bahwa sebenarnya jerawat itu bukan datang dari cokelat, tapi dari riasan wajah Mitha yang selalu tebal. Ia pun mulai berselancar di internet mencari artikel yang menegaskan bahwa jerawat bukan datang dari cokelat.

Usaha Valentino #4 Aku Nggak Suka Cokelat


Valentine sudah lewat seminggu. Valentino dan Mitha sudah sama-sama memakan cokelat pemberian masing-masing. Tidak ada dampak buruk dalam diri Valentino. Ia tetap tampan, tubuhnya juga tetap ideal. Artinya mitos cokelat memicu kenaikan berat badan dan menimbulkan jerawat itu tidak benar sama sekali. Valentino merasa senang, Valentine pertamanya bersama Mitha lewat dengan berhasil.

Usaha Valentino #3 Happy Valentine


Walau hanya berkencan di rumah, Mitha selalu tampil dengan wajah penuh riasan. Valentino mulai beranggapan, pacarnya itu tidak percaya diri jika keluar tanpa riasan.

Usaha Valentino #2 Cokelat, Bunga, atau Boneka?


Valentino mulai bingung. Ada banyak bingkisan berisi cokelat, bunga, dan boneka yang telah dihias cantik, tapi ia bingung harus memilih yang mana. Mitha suka bunga, mitha juga suka boneka. Tapi ia merasa Valentine tidak akan greget jika tidak ada cokelat. Tapi, apa Mitha suka cokelat? Gadis itu sangat memperhatikan penampilan wajah dan tubuhnya. Kebanyakan gadis yang seperti itu tidak suka cokelat. Cokelat bikin gemuk lah, cokelat bikin jerawat lah.

Usaha Valentino #1


Suasana mal yang dipenuhi pernak-pernik berbentuk hati dengan warna pink dan merah membuat Valentino tersenyum. Ia selalu menunggu-nunggu datangnya hari Valentine yang juga hari kelahirannya. Setiap tahun Valentino selalu merayakan dua perayaan itu bersama keluarganya, tetapi untuk tahun ini tidak. Seluruh keluarganya memiliki kesibukan masing-masing. Kedua orangtuanya tengah mengikuti konferensi dosen di Jerman, sedangkan kedua kakak perempuannya tengah bergumul dengan tugas akhir di tanah perantauan masing-masing yaitu di Bandung dan Semarang. Tinggallah ia sendiri di Kota Palembang.

Friday, 16 October 2015

Theme Song Reina de Corazones "Te Esperare" Eugenio Siller


Dulu sekali sewaktu masih SD, salah satu tontonan televisi yang tak boleh saya lewatkan adalah Telenovela, terutama telenovela anak & remaja seperti Carita de Angel, Amigos X Siempre, Mariana & Silvana, dan terakhir Vivan Los Ninos yang berhenti di tengah jalan. Marimar, Betty La Fea, Esmeralda, dan Rosalinda juga tak ketinggalan. 

Saturday, 10 October 2015

Penerapan IQ, EQ, dan SQ dalam Dunia Pendidikan


Semenjak dimulainya era milenium di tahun 2000, teknologi dan informasi semakin marak berkembang. Kemunculan berbagai alat teknologi yang mempermudah pekerjaan manusia menjadi bukti bahwa semakin hari semakin banyak orang-orang cerdas di muka bumi. 

Inilah 6 Karakter Kartun Paling Legendaris Yang Disukai Anak-Anak


Kita semua tentu menjalani masa kanak-kanak ditemani oleh serial kartun yang ditayangkan di televisi. Ada banyak cerita kartun terkenal di dunia. Namun dari semua itu, ada beberapa yang sangat terkenal dan paling melegenda alias tidak lekang oleh zaman. Sampai detik ini, karakter-karakter kartun ini tetap diingat bahkan beberapa di antaranya masih ditayangkan di televisi. Inilah karakter kartun yang legendaris.

Thursday, 1 October 2015

Kutipan Drama Korea The Heirs, Episode 18


The Heirs merupakan salah satu drama Korea populer yang sulit terlupakan. Bukan hanya karena cerita romantic klisenya dan deretan bintang ternama di dalamnya, seperti Lee Min Ho, Park Shin Hye, Kim Woo Bin, dan Krystal f(X)

Kutipan Drama Korea The Heirs, Episode 19-20


The Heirs merupakan salah satu drama Korea populer yang sulit terlupakan. Bukan hanya karena cerita romantic klisenya dan deretan bintang ternama di dalamnya, seperti Lee Min Ho, Park Shin Hye, Kim Woo Bin, dan Krystal f(X).

Monday, 28 September 2015

Film Jepang Tayang Oktober-Desember 2015 (Upcoming Japanese Movie 2015)

BEFORE A FALLING STAR FADES AWAY 

Diadaptasi dari novel “Nagareboshi Ga Kienai Uchi Ni” karya Tsumugu Hashimoto. Before a Falling Star Fades Away mengisahkan tentang Naoko Motoyama (Haru) yang kehilangan kekasihnya yang meninggal dalam kecelakaan. Naoko tak mampu melupakannya, namun ia mulai berubah setelah bertemu dengan Takumi dan keluarganya yang ternyata memiliki masa lalu yang sama seperti Naoko. Dibintangi oleh Jingi Irie, Shono Hayama, Yuina Kuroshima, dan dijadwalkan tayang pada 21 November 2015.

Saturday, 19 September 2015

Silent Love



Aku melihatmu disana. Di tengah ribuan orang yang tengah antre, aku bisa melihat dirimu yang cemerlang di antara yang lain. Radarku yang hebat selalu menerima sinyal keberadaanmu hanya dari senyum tulusmu, sebuah isyarat bahwa kau sedang berbahagia. Aku tahu orang-orang selalu menganggapku gila kala melihatmu tersenyum dari jauh, walau kutahu senyum itu bukan untukku. Ini tahun keempatku melihatmu di kampus ini, namun aku tak yakin kau tahu namaku.

Alasan Cinta




Sudah 14 hari kau koma dan hanya diam kaku terbaring di ranjang kebesaran rumah sakit ini, tanpa ada sedikit pun obrolan walau aku selalu ada di samping kirimu. Air mata ini tak berhenti menetes, pertanyaan yang kuutarakan tak pernah kau gubris. Aku sedih, aku benci. Mengapa tak menggubris? Apa salahku hingga kau hanya diam saja?

Monday, 14 September 2015

8 Taman Nasional Cantik di Pulau Sulawesi


(Foto: jayanjayan.com)

Published on GabeBoni

Pulau Sulawesi merupakan pulau terbesar nomor empat di Indonesia dan terbesar ke-11 di dunia. Di pulau ini, terdapat 8 taman nasional dimana dua di antaranya sudah sangat populer yaitu Taman Nasional Bunaken dan Taman Nasional Wakatobi. Sementara ke enam lainnya juga tidak kalah indah, dimana masing-masing taman nasional memiliki keunikan. Berikut delapan taman nasional yang tersebar di Pulau Sulawesi.

Thursday, 10 September 2015

Kupu-kupu, Goa Mimpi, dan Kolam Enteng Jodoh di Taman Wisata Alam Bantimurung

Published on GabeBoni


(TripAdvisor)


Pernahkah anda melihat kupu-kupu dalam jumlah banyak? Jangan bilang pernah, bila anda melihatnya hanya di film. Di Sulawesi Selatan, tepatnya di Maros terdapat sebuah taman nasional yang disebut sebagai Kerajaan Kupu-kupu, bernama Taman Wisata Alam Bantimurung. 

Wednesday, 26 August 2015

Merayakan Perbedaan Sebagai Anugerah


Berbicara mengenai agama, tentunya semua tahu bahwa ada 5 agama yang diakui di Indonesia, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan Hindu. Ya, sejujurnya Indonesia sangatlah indah dengan keragaman itu, sayangnya masih banyak yang berpikir bahwa perbedaan itu tidaklah baik, hanya persamaan-lah yang akan membuat persatuan semakin erat.


Claudia Jasmine: Skeptimisme Atas Cinta


Claudia Jasmine. Pertama kali dengar judul film ini, sekitar enam tahun yang lalu, tepatnya tahun 2008. Harus diakuin, film-film Indonesia di tahun 2000-an lebih berkesan dibanding zaman sekarang. Itu juga alasan kenapa zaman sekarang saya rada malas untuk nangkringin FFI (Festival Film Indonesia) dan IMA (Indonesian Movie Awards). 

Monday, 24 August 2015

Facebook vs Buku Harian

                      

Saat itu jam istirahat sedang berlangsung. Seorang teman datang menghampiriku, yang mana pada saat itu aku tengah menulis buku harianku.

Antologi Palingan Wajah Garuda

TELAH TERBIT:

Antologi cerpen "Palingan Wajah Garuda"
Penulis : Artha Amalia, dkk
Tebal : vi+148 halaman; 14x20 cm
ISBN : 978-602-18405-3-5
Penerbit: Penerbit Antarnusa
Harga : Rp 35.000, 00 + ongkos kirim dari Yogyakarta
Silakan order pada Penerbit Antarnusa (0818263939) atau Tha Artha (085646304916)

Pernakah sedetik saja terpikirkan tentang nasib negeri ini? Apa arti “merdeka” dan maknanya pada kehidupan sebelumnya, kini dan nanti? Benarkah segala bentuk penjajahan telah terhapus? Sudahkah hak didapat?
Lalu tentang Lambang Negara, mengapa Garuda terpilih? Garuda hanyalah binatang khayalan dan digunakan dalam pewayangan. Mengapa bukan hewan khas Indonesia seperti cendrawasih atau badak bercula satu saja? Apa sebabnya pula Garuda
diharuskan menengok ke kanan?

Semua tanya itu hanya akan menjadi gunung es bila tak segera diburu jawabnya. Jangan berdiam diri, mulailah mencari! Cinta Indonesia berarti juga memahami negeri ini.
Siapkan segala tanya, kuatkan hati, kemudian buka buku ini. Semua akan terjawab.

Ojek Payung


Entah datang dari mana anak-anak ini. Yang saya tahu, saat hujan baru datang. Mereka telah siap sedia dengan payung di tangan. Tak perlu pakaian bagus, karena sudah pasti akan basah. Tak perlu sandal, karena sudah pasti jalan licin. Jatuh, tentu akan menambah beban dan biaya bila terasa parah. 
Yang pasti, saya melihat semangat yang hebat dan tulus dari mereka, terlebih saat bisa melihat mereka tetap tersenyum di tengah derasnya hujan.

Lokasi: Palembang Square Mall 

Lestariku-Chrisye



Seperti biasa lagu-lagu Chrisye selalu mampu membuat saya mengangguk-angguk, menepuk-nepuk tangan ke barang apa saja di sekitar, dan mengikuti ia bernyanyi. Seperti lagu Lestariku ini.

Sekitar Kita-Krakatau

Lagu ini didekasikan untuk teman-teman, sahabat, handai taulan, dan semua pihak yang telah meruntuhkan egonya dan merelakan waktunya untuk membantu mendiang Vivi Nababan.


"Selama dunia masih berputar 
Perbedaan tak pernah pudar 
Terbawa keangkuhan manusia 
Tak ingin membagi rasa

Bukalah mata hati kita 
Bayangkan masa depan dunia
Bersatu rasa untuk melangkah
Demi meraih harapandunia yang indah

Bayangkanlah kita semua
Berjalan bersama menuju hidup damai sejahtera
Sempatkanlah untuk melihatdi sekitar kita 
Ada kesenjangan antara manusia 
Lihat sekitar kita ..

Adakah sepercik bahagia yang tersisa di hati kita 
Bergandeng tangan dekatkan hati 
Tiada perbedaan dalam cinta dan kasih

Bayangkanlah kita semua
Berjalan bersama menuju hidup damai sejahtera
Sempatkanlah untuk melihatdi sekitar kita 
Ada kesenjangan antara manusia 
Lihat sekitar kita .."

Saturday, 22 August 2015

Mengenang AFI (Akademi Fantasi Indosiar)



Menuju puncak
Gemilang cahaya
Mengukir cita, seindah asa
Menuju puncak
Impian di hati
Bersatu janji , kawan sejati
Pasti berjaya
Di Akademi Fantasi

Siapa yang tidak kenal lagu di atas? Menuju Puncak, theme song dari sebuah ajang pencarian bakat bernyanyi Akademi Fantasi Indosiar yang pernah berjaya di tahun 2003 hingga 2005. 

Patah Kaleng, Permainan Sepak Bola Ala Anak-Anak Papua

(Sumber: Budaya Indonesia)


Kehebatan teman-teman Papua dalam permainan bola memang tidak dapat dipungkiri lagi. Mereka sangat beruntung dilimpahi kemampuan fisik yang kuat yang menunjang permainan sepakbola. Tapi mungkinkah itu juga dipengaruhi oleh permainan tradisional yang dimainkan mereka saat masih kanak-kanak? Patah kaleng, itulah nama permainan tradisional Papua yang dimainkan di lapangan dengan memanfaatkan kaleng bekas minuman atau makanan. Luas lapangannya sendiri tidak ditentukan, bisa menggunakan setengah lapangan bola ataupun berukuran lebih kecil. Banyak hal yang tidak beraturan dalam permainan ini. Jumlah pemain tidak ditentukan, yang pasti permainan ini dimainkan oleh dua kelompok. Tidak ada wasit, tidak ada hakim garis, dan tidak ada ketentuan waktu permainan. Ketentuan bola juga tidak ada. Para pemain bebas menentukan objek, yang terpenting berbentuk bulat, berbobot ringan, dan dapat ditendang. Dalam permainan ini, gol adalah saat bola yang ditendang mengenai kaleng dan menjatuhkan kaleng tersebut. Terkadang gol antara dua kelompok bisa lebih dari 5. Terminologinya, seorang pemain akan dikatakan jago bila mampu melewati lima pemain lawan, Permainan akan selesai bila matahari sudah terbenam dan keesokan harinya permainan kembali dilanjutkan. Dikarenakan tidak adanya peraturan, seringkali permainan Patah Kaleng memberikan luka bagi para pemain. Meskipun begitu, anak-anak itu tetap senang. Hal ini dapat dilihat dari wajah mereka yang selalu menggiring bola sambil tersenyum, menikmati momennya dan mencetak gol sebanyak mungkin. 


Saat ini, Patah Kaleng Papua mengalami pergeseran setelah munculnya Permainan Futsal. Akan tetapi, bagi sebagian orang, permainan ini tetap mengasyikkan. Disanalah terdapat semangat, teknik jitu saat melewati para pemain yang berebutan bola, dan juga bersamaan. Idealnya, permainan ini selalu menggunakan bola seukuran bola tennis lapangan, karena dapat menembus celah kaki pemain dan menjatuhkan kaleng. Meskipun begitu, permainan Patah Kaleng juga memiliki kelemahan, yaitu pemain hanya fokus pada bola, hanya peraturan hands ball yang berlaku dalam permainan ini, dan peraturan out side dan tendangan pojok tidak berlaku. Pada intinya, prinsip permainan ini adalah bagaimana bola yang ditendang dari segala penjuru dapat menyentuh kaleng dan menjatuhkan kaleng tersebut. Yang lebih lemahnya lagi, tidak jarang permainan Patah Kaleng menimbulkan perkelahian yang disebabkan oleh lawan yang tidak menerima kalengnya terjatuh. Permainan Patah Kaleng sendiri lebih mengutamakan kolektifitas. Para pemain akan menyerang bersama dan bertahan bersama, sehingga lahirlah skill individu.


Hingga kini, tidak ada yang mengetahui dengan pasti, kapan dan siapa yang pertama kali mempopulerkan permainan Patah Kaleng di Tanah Papua. Meskipun telah banyak ditemukan lapangan futsal di Papua, namun anak-anak asli Papua tetap lebih memilih permainan Patah Kaleng. Dan yang pasti, permainan Patah Kaleng Papua yang merupakan alternatif permainan bola kaki, harus tetap dilestarikan.



Pertama Kali Ke Jogjakarta

Perjalanan ke Jogja di Januari 2013 lalu memang termasuk dalam kategori kurang, karena saya hanya mengunjungi objek-objek wisata yang sudah populer. Maklum saja di tahun itu, saya baru mengenal apa itu nekat dan belum terlalu akrab dengan objek-objek perjalanan. Barulah, setelah pulang dari sana, saya tahu di Gunung Kidul ada Gunung Api Purba dan pantai-pantai indah. Selama ini, saya hanya mengenal Pantai Parangtritis. Itu pun hanya melihatnya lewat televisi dan buku. Saya belum mengenal Krakal dan Baron yang indah. Bahkan saya melewatkan Prambanan, karena kedua rekan saya ingin ke Borobudur. Tidak sia-sia sih, Borobudur juga elok. Senang sekali akhirnya bisa melihat  rupa Candi Buddha itu secara dekat. Sayangnya, ada banyak patung yang kepalanya sudah tunggang. Di sana-sini juga terlihat lumut. Tapi, candi itu tetap cantik. 

Selama di Jogja, kami hanya mendatangi Malioboro (Ini sih kunjungan wajib), Beringharjo, Taman Budaya, Taman Pintar, Vredeburg, Keraton, dan Alun-alun Utara. Kami lupa kalau Masangin itu adanya di Alun-alun Selatan. Ya Olloh. Lewat deh ~.~. But, no problemo. Lewat perjalanan perdana saya ini, saya belajar banyak. Belajar untuk bersyukur, karena di Jogja, masih banyak masyarakat yang miskin. Bayangin, tukang-tukang becak itu hanya minta Rp 5000 untuk jarak yang cukup jauh. Penjual souvenir di Borobudur cuma minta Rp 1000 untuk tiap souvenirnya yang menurut saya cantik banget dan itu pasti dibuat dari tangan sendiri kan? Kok bisa sih? Saya bener-bener terharu melihat keadaan disana. Oh ya, satu lagi. Berjalan bersama teman itu nggak selamanya enak. Sepanjang perjalanan, pasti akan ada silang pendapat. Itu sudah wajib hukumnya. Dan lewat perjalanan ini, saya belajar untuk menghargai pendapat rekan, musyawarah untuk mufakat, dan nggak egois. At least, saya bahagia sekali akhirnya bisa menginjakkan kaki di kota Jogja yang selama ini hanya bisa saya lihat di Buku IPS, majalah, dan televisi. 









Film Indonesia Coming Soon: Quantum The Movie



Quantum The Movie menceritakan tentang frekuensi radio yang naik turun akibat terkena petir sehingga menyebabkan ledakan bahkan menewaskan penyiar radio dan teknisi. Tak hanya menimpa penyiar radio dan teknisi, ledakan tersebut juga menimpa para pendengar radio, termasuk Anisa (Anisa Rahma) yang menderita insomnia dan kerap mendengarkan radio untuk menghabiskan malamnya. Sejak itu, kehidupan Anisa mendadak berubah. Penghuni alam gaib berdatangan dan menganggunya beserta dua wanita yang lain, Tiara dan Rurin. 

Film Quantum The Movie didasarkan dari teori fisika kuantum dan akan menjadi film horor pertama dengan genre tersebut. 

*Dari berbagai sumber


Film Indonesia 2015: Skakmat


Film Indonesia SKAKMAT bercerita tentang seorang tukang ojek bernama Jamal yang diminta untuk mengantarkan Dito ke sebuah tempat. Hebatnya, ia dibayar Rp 10 juta di muka dan dibekali pistol serta borgol. Tak peduli dengan kedua barang aneh yang diberikan padanya, Jamal pun mengantarkan Dito. Tak disangka, Jamal menjadi terbawa ke dalam petualangan Dito yang sedang dikejar-kejar oleh dua orang yang hendak membunuhnya karena Dito hendak membongkar rahasia jaringan heroin internasional. Petualangan skakmat Dito membawa Jamal ikut terbawa ke dalam situasi yang menegangkan dan berdarah-darah. 

*Dari berbagai sumber

Film Indonesia 2015: Surat Cinta Kartini




Film Indonesia 2015, SURAT CINTA KARTINI, kisah fiksi berlatar belakang sejarah pada era tahun 1900-an yang berfokus pada seorang tukang pos bernama Sarwadi (Chicco Jerikho) yang sering mengantarkan surat-surat yang ditujukan kepada Kartini (Rania Putri Sari). Pertemuan demi pertemuan itu membuat Sarwadi jatuh cinta kepada Kartini.


Film ini berlatar kota Yogyakarta dan diarahkan oleh Azhar Kinoi Lubis dengan melibatkan Vera Varidia sebagai penulis cerita. Selain Chicco Jerikho dan Rania Putri, SURAT CINTA KARTINI turut dibintangi oleh Ayu Dyah Pasha, Maya Putri, dan Ence Bagus. 



10 Istilah Dalam Dunia Perkuliahan Untuk Kamu Calon Mahasiswa

Kamu sudah dinyatakan lulus SMA dan sebentar lagi akan menjadi mahasiswa. Tapi kamu masih bingung dengan all about perkualiahan, karena banyak yang bilang kalau dunia SMA dan dunia kuliah itu berbeda jauh. Emang iya ya? Jelas saja ya. Namanya juga Mahasiswa. Ada kata “Maha” yang berarti kedudukannya paling tinggi di antara semua jenjang pendidikan. Masih bingung? Jangan khawatir! Artikel ini akan ngebantu kamu untuk memahami istilah-istilah dalam dunia perkuliahan. Yuk simak bersama.

Dosen Pembimbing Akademik
Dosen Pembimbing Akademik atau biasa disingkat Dosen PA adalah dosen walimu selama kamu berkuliah yang dipilih oleh pihak kampus. Mau kamu kuliah 4 tahun atau 7 tahun, dosen PA-mu tetap sama sampai akhir. Dosen PA ibarat orangtuamu di kampus. Beliau adalah tempatmu berkonsultasi segala sesuatu tentang perkuliahan. Biasanya Dosen PA memegang 3 mahasiswa dalam satu angkatan. 

KPM
KPM adalah singkatan dari Kartu Pengenal Mahasiswa yang bisa kamu dapatkan setelah resmi menjadi mahasiswa di universitas tersebut. Kartu ini sama saja seperti kartu pelajar, yakni sebagai tanda bahwa kamu adalah mahasiswa universitas tersebut. KPM ini nggak boleh hilang, karena kamu bakalan ribet untuk mengurus penggantiannya. 

KRS
Sebelum kamu memulai perkuliahan, kamu harus mengisi KRS atau Kartu Rencana Studi. Di sinilah beda sekolah dan kuliah. Sekarang kamu dituntut untuk mandiri dalam memilih mata kuliah yang kamu inginkan sesuai dengan daftar yang diberikan pihak kampus. Setiap semester kamu harus mengisi KRS yang disetujui oleh Dosen PA-mu, karena harus disesuaikan dengan jumlah SKS yang kamu dapatkan berdasarkan IP di semester sebelumnya dan kemampuan kamu sendiri. 

SKS
SKS atau Satuan Kredit Semester inilah yang menjadi patokanmu mengambil mata kuliah. Jika kamu mendapat jatah untuk mengambil 24 SKS, itu berarti kamu bisa mengambil 8 mata kuliah 3 SKS. Biasanya kalau mata kuliah 2 SKS hanya teori dan belajar di kelas saja. Sedangkan mata kuliah 3-4 SKS biasanya ditambah praktikum, asistensi, atau fieldtrip. 

IPK
Kayaknya ini nggak terlalu asing deh sama kamu. Kamu sudah pasti sering dengar celotehan mahasiswa tentang IPK mereka. IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif merupakan akumulasi semua nilai dari semua semester yang akan dibacakan saat yudisum fakultas. Bisa bilang IPK ini adalah nilai ala perguruan tinggi. Dan skala IPK dimulai dari 1,00-4,00. 

UTS/UAS
Sama seperti sekolah, perguruan tinggi juga menerapkan UTS dan UAS. Hanya saja, dosen berhak menentukan apakah ada UTS atau tidak. Bisa saja dosen menitikberatkan semua nilai pada UAS. Satu lagi bedanya, baik UTS maupun UAS dalam kuliah tidak harus ujian tulis. Tidak jarang dosen meminta mahasiswanya untuk membuat esai ataupun karya tulis untuk pengambilan nilai.

SP
SP atau Semester Pendek merupakan program kuliah jangka pendek yang biasanya dilaksanakan seusai semester genap. Di sinilah kamu dapat memperbaiki nilaimu yang belum sampai B. Kerena ini adalah semester singkat, otomatis waktu dan pikiranmu akan benar-benar dipaksa untuk memahami mata kuliah tersebut. 

Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Ini adalah bentuk kontribusi kepada desa tertentu. Biasanya mahasiswa akan diberikan waktu minimal sebulan untuk hidup di desa bersama masyarakat. Di sanalah kamu akan mempelajari kearifan lokal, masalah yang terjadi dalam desa tersebut, dan berdiskusi bersama tokoh-tokoh desa untuk mendapatkan solusinya. Tapi tidak semua jurusan mengharuskan KKN. Ada beberapa jurusan yang menjadikan KKN sebagai mata kuliah pilihan, sehingga  bisa dilakukan, bisa juga tidak. 

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
Inilah ekstrakurikuler ala mahasiswa. Kamu dapat memilih UKM mana yang kamu mau sesuai minat dan bakatmu. 

Praktik Kerja Lapangan (PKL)
Sebelum mencapai tahap skripsi, kamu akan diminta untuk melakukan Praktik Kerja Lapangan untuk mendapatkan pengalaman di dalam dunia kerja. Mahasiswa pertanian bisa memilih di perkebunan. Mahasiswa ekonomi bisa memilih di bank. Yang pasti kamu harus memanfaatkan waktu PKL ini dengan baik sebagai bekalmu mencari kerja nanti.

Mungkin kamu masih bingung dengan 10 istilah ini. Tapi saat kamu menjalaninya nanti, kamu nggak akan bingung lagi kok. Welcome to college, yay!